Sabtu, 29 Desember 2007

Persija vs Semen Padang



Kado Akhir Tahun
dre.mhs&m.jakarta
.Persija sudah memastikan diri lolos ke babak 8 besar. Namun, Macan Kemayoran tak akan melepas partai terakhir melawan Semen Padang di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (30/1).
Belajar dari pengalaman saat ditahan Persikota 2-2 di kandang, Ismed Sofyan cs. tak mau lengah lagi. Laga ini bak kado tutup tahun untuk suporter The Jakmania. “Waktu melawan Persikota, kami terlalu percaya diri sehingga tampil buruk di babak pertama,” ujar Atep, gelandang Persija. Diilhat dari sisi peringkat, tak sulit buat Persija untuk memetik tiga poin terakhir. Atep cs. ada di posisi tiga, lawan di peringkat 17. Gaji pemain Persija yang sempat tersendat juga sudah beres. Kepastian sudah lolos ke babak 8 besar ini menguntungkan Persija. Pasalnya pelatih Serghei Dubrovin jadi punya pilihan, bakal tetap menurunkan skuad terbaik atau merotasi pemain yang selama ini jarang diturunkan jadi starter. “Siapa pun yang dimainkan, kami siap. Yang jelas kami tak mau malu di kandang sendiri,” tegas Atep.

PSM WASPADAI

PSM Waspadai Ancaman Tiga Tim
dre.mhs&m.jakarta.Meski kini berada di posisi runner up wilayah Timur, namun PSM Makassar patut waspada mengingat tiga tim di bawahnya bisa menggagalkan mereka melaju ke babak delapan besar Liga Djarum Indonesia 2007. Semua tim akan memainkan laga terakhirnya Minggu (30/12). Tiga tim pesaing PSM yakni Arema Malang, Persiwa Wamena dan Deltras Sidoarjo yang memiliki nilai sama, 56 bisa saja lolos jika memetik kemenangan, sementara tim besutan pelatih Radoy Hristov Minkovski itu mengalami kekalahan di kandang Persiba Balikpapan. Setelah di pekan ke-33 mampu mempermalukan PKT Bontang, PSM minimal hanya meraih imbang dan berharap Arema atau Deltras kalah dari lawannya karena kedua tim itu juga memainkan laga tandang. Saat ini nilai mereka hanya terpaut satu poin.
Sementara Persiwa, hanya menghadapi Persibom Bolaang Mongondow yang baru saja kalah dari saudara tuanya Persipura Jayapura, di kandangnya.Arema akan menghadapi musuh bebuyutannya Persebaya Surabaya di Stadion Tambaksari, Surabaya. Sementara Deltras menghadapi tuan rumah PSIM Mataram di Yogyakarta.Demi kelancaran dan tak ingin ada kerusuhan, pihak panitia pelaksana hanya mencetak 20 ribu tiket saja untuk laga Persebaya dan mempersiapkan 2000 aparat keamanan.
Kapasitas stadion sendiri sebesar 25 ribu dan membuat suporter "Bajul Ijo" kecewa karena tak bisa mendukung timnya di laga terakhirSeperti yang sudah-sudah, suporter kedua tim tersebut selalu membuat kerusuhan baik di dalam maupun di luar stadion yang membuat panitia kali ini lebih berhati-hati.

JUARA WILAYAH TIMUR

Persipura Juara Wilayah Timur
dre.mhs&m.jakarta
.Persipura Jayapura menjadi juara wilayah Timur setelah dalam lanjutan Liga Djarum Indonesia pekan ke-33 memetik kemenangan 2-0 atas Persibom Bolaang Mongondow di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (27/12).Tim berjuluk "Miutiara Hitam" itu kini meraih 61 poin dengan 18 kali kemenangan. Mereka tak akan tergeser posisinya karena unggul 4 angka dari peringkat kedua.
Bagi Persibom, mimpi untuk berlaga di ajang Liga Super musim depan harus pupus karena saat ini berada di peringkat sepuluh dengan torehan 46 poin, terpaut empat angka dari peringkat kesembilan.
Gol Persipura dilesakkan gelandang timnas U-23 Immanuel "Manu" Wanggai di menit ke-61 dan kapten Eduard Ivakdalam di menit ke-89.Sementara itu hattrick Boakay Eddie Foday membawa Persiwa Wamena meraih kemenangan telak 7-0 atas tim lemah Persma Manado. Empat gol lain diciptakan Sunday M. Seah (16' dan 52'), Edison Romaropen (34') dan Mariano Sorentino (64').
Kemenangan Persiwa ini membuat perebutan empat besar di wilayah Timur semakin ketat dan ditentukan pada pertandingan terakhir tanggal 30 Desember nanti. Sementara di wilayah Barat sendiri, Sriwijaya FC, PSMS Medan, Persija Jakarta dan Persik Kediri yang dipastikan melaju ke babak delapan besar.Kini Persiwa memiliki poin 56, sama dengan Arema Malang dan Deltras Sidoarjo. Namun mereka berada di peringkat ketiga, unggul selisih gol. Di posisi runner up ditempati PSM Makassar setelah mempermalukan tuan rumah PKT Bontang 2-1.

SLEMAN VS PSDS

PSS Sleman Kalahkan PSDS 2-1

Dre.mhs&m.jakarta.PSS Sleman menang 2-1 atas tamunya PSDS Deli Serdang dalam pertandingan putaran kedua Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2007 Wilayah Barat di Stadion Meguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (27/12) sore.
Pada babak pertama tuan rumah PSS lebih dulu unggul 2-0 melalui gol bunuh diri pemain PSDS Ilham Romadona pada menit 33, dan tendangan dari titik pinalti oleh Castano pada menit 40.
Di babak kedua PSDS mempertipis kekalahan dengan gol yang diciptakan Edgar Anazcho pada menit 65 melalui sundulan kepala. Ia memanfaatkan umpan dari Ansari Lubis. Kedudukan 2-1 untuk kemenangan PSS Sleman bertahan hingga pertandingan usai.
Wasit Agus Winarto (Malang) memberikan kartu kuning pada tiga pemain, yaitu Soulemane (PSS) pada babak pertama, dan Ferri Setiawan (PSS) serta Edgar Anazcho (PSDS) di babak kedua.Disaksikan sekitar 10 ribu penonton, permainan di babak kedua berjalan imbang, kedua kesebelasan bermain saling menyerang.

Minggu, 23 Desember 2007

NYARIS KALAH

Persija Nyaris Kalah Di Lebak Bulus
Dre.mhs&m.jakarta
.Bermain di kandang sendiri Stadion Lebak Bulus, tuan rumah Persija Jakarta hampir saja bertekuk lutut dari tamunya Persikota Tangerang karena sempat tertinggal dua gol terlebih dulu sebelum duet Bambang Pamungkas dan Aliyudin menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada laga lanjutan Liga Indonesia, Sabtu (22/12).Hasil imbang ini membuat Persija tetap berada di posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan 58 angka, tertinggal dua poin dari Sriwijaya FC yang menjadi pemuncak klasemen. Sedangkan Persikota terpaku di urutan ke-15 dengan 29 angka.Pelatih Persija Sergei Dubrovin membuat keputusan berani dengan mengistirahatkan sejumlah pemainnya seperti Bambang, Hamka Hamzah dan kiper Khamaruk guna menatap laga melawan Deltras Sidoarjo di Copa Indonesia.Keputusan Dubrovin itu hampir berakibat fatal karena Persija tertinggal terlebih dulu di menit ke-16 ketika bola muntah tendangan Mustopa Aji yang membentur mistar disambar Epalla Jordan.Bahkan empat menit kemudian pasukan Solihin ini mampu menambah keunggulannya. Kali ini Aji sendiri yang merobek jala Persija yang dikawal Samosir Tamani.Tertinggal dua gol di kandang sendiri membuat Persija bermain agresif dan hampir saja memperkecil kedudukan bila tendangan jarak jauh Aliyudin tidak digagalkan kiper M. Yasir.

Akhirnya pada menit ke-69, Persija mampu memperkecil ketertinggalan setelah sundulan Bambang, yang dimasukkan Dubrovin di pertengahan babak pertama, tak tertahan oleh Yasir.
Empat menit menyelang bubaran, Persija akhirnya dapat menyamakan angka. Kesalahan pemain belakang Persikota dalam menyapu bola tidak disia-siakan Aliyudin untuk menjebol gawang mantan klubnya.

REKOR KANDANG PSMS

Copa Dji Sam Soe Indonesia

PSMS Perpanjang Rekor
Dre.mhs&m.jakarta
.PSMS Medan memperpanjang rekor tak kalah dari Sriwijaya FC di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia setelah leg pertama babak delapan besar mengalahkan mereka dengan skor 2-0, di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (22/12).Dua tim asal Sumatera ini sebelumnya pernah bertemu di babak 64 besar musim lalu di ajang yang sama. PSMS menang 3-1 dan 2-0.PSMS tampil tanpa bomber Saktiawan Sinaga yang terkena kartu merah di pertandingan sebelumnya saat menghadapi Gresik United. Sedangkan Sriwijaya tanpa Christian Warobay yang mendapat hukuman akumulasi kartu.Publik tuan rumah yang dipadati ribuan "Kampak" bersorak gembira ketika tim kesayangannya unggul cepat di menit kedelapan setelah tendangan bebas Gustavo Chena menghujam deras ke pojok kiri gawang Ferry Rotinsulu.Tertinggal satu gol membuat Sriwijaya mencoba membalas. Sayang, selang delapan menit kemudian, gawang Ferry justru kembali bobol yang kali ini dicetak Mbom Julien dengan tendangan keras di luar kotak penalti.Meski tertinggal, permainan tim arahan Rahmad Darmawan itu tetap menekan. Sebuah tendangan bebas Keith Kayamba Gumbs masih diselamatkan dengan baik oleh kiper PSMS yang dikawal Markus Horison.Di babak kedua, Rahmad memasukkan Isnan Ali guna menyerang dari sayap. Sayang, strategi yang telah dirancang buyar ketika di menit ke-50 Obiora diganjar kartu merah karena menyikut M. Kasim.Praktis, PSMS menguasai jalannya pertandingan dan peluang demi peluang diperoleh anak asuh Freddy Mully itu.Namun hingga wasit Yesayas Leihitu meniup peluit akhir, skor tak berubah untuk kemenangan PSMS.Keunggulan dua gol ini tentu saja menjadi modal penting bagi tim berjuluk ''Ayam Kinantan" untuk lolos ke semifinal dan minimal menahan imbang Sriwijaya di laga kedua 5 Januari 2008 nanti.

PERSIBAYA

Prestasi Terburuk Persebaya Sepanjang Masa!

dre.mhs&m.jakarta.Menang di kandang lawan? Gagal! Menembus Superliga dan delapan besar? Apalagi! Itulah keterpurukan demi keterpurukan yang dialami Persebaya Surabaya pada musim ini. Keterpurukan tersebut tak hanya membuat gusar suporternya, tapi juga mereka yang pernah terlibat mengurusi Persebaya.
Salah seorang di antaranya adalah Indah Kurnia. Manajer salah satu bank swasta nasional itu bahkan menyatakan, sepak terjang Persebaya pada musim ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah eksistensi klub berjuluk Green Force tersebut. Karena itu, manajer Persebaya saat menjuarai Divisi I musim lalu tersebut menantang manajemen Persebaya musim ini untuk menjelaskan secara terbuka penyebab kegagalan tersebut.Indah merasa berhak melakukan itu karena Persebaya didanai dari uang rakyat Surabaya. "Saya kan termasuk rakyat Surabaya. Jadi, saya berhak dong meminta penjelasan sekaligus menuntut tanggung jawab semua yang terlibat di Persebaya musim ini. Mulai ketua umum, manajer, pelatih, sampai pemain. Jangan seenaknya sendiri menggunakan uang rakyat," tegas Indah kemarin (17/12).Pada laga away terakhir di kandang Deltras, Green Force hanya bisa memaksakan hasil imbang 1-1. Tim asal Kota Pahlawan itu pun hanya mampu berada di peringkat ke-14 dengan 38 poin. Memang, "Bejo" Sugiantoro dkk masih menyisakan dua laga kandang, yakni melawan Persekabpas Kab Pasuruan dan Arema Malang. Tapi, apa pun hasil dua pertandingan itu tak akan mampu menolong memperbaiki prestasi Green Force.Yang membuat Indah semakin geram, selama ini manajemen terkesan menutupi kondisi sebenarnya. "Seakan-akan tidak ada masalah di dalam tim. Ini tentu tidak bagus untuk perkembangan Persebaya," tandas Indah.Sebagai bentuk sanksi moral atas kegagalan Persebaya, Indah mengusulkan agar manajemen musim ini tetap ditugasi mengurus tim pada musim depan. "Hanya bedanya, kalau mereka yang selama ini menjadi pengatur, kita-kita ini sebagai warga Surabaya yang akan mengatur mereka," ujarnya.Dihubungi terpisah, Lilik Suhartoyo, manajer Persebaya, menjelaskan bahwa torehan prestasi Persebaya pada musim ini sudah maksimal. Para pemain juga sudah bekerja keras untuk bisa memperbaiki peringkat.
"Jadi, mau bagaimana lagi? Permainan tim juga sudah semakin bagus. Ke depan, saya pikir kami tinggal memaksimalkan dua pertandingan home yang harus bisa diakhiri dengan kemenangan," elaknya.

Senin, 17 Desember 2007

PERSIS VS PERSIWA


LAGA PENTING
dre.mhs&m Jakarta. Empat laga sisa yang masih dimiliki Persis sangat menentukan langkah Rudi Widodo cs. lolos ke Super Liga 2008. Perjuangan akan dimulai saat menjamu Persiwa, Selasa (18/12), di Stadion Manahan, Solo.
”Kami sadar Persiwa ada di papan atas, tapi laga melawan Persiwa ini merupakan nyawa bagi Persis. Jadi kami dituntut menang,” sebut Abraham E.W.T., sekretaris manajer Persis.
Sayangnya, tombak utama tim berjulukan Laskar Sambernyawa, Greg Nwokolo, terancam absen. Lutut kanan striker Nigeria itu masih belum pulih dari cedera. Bek senior Agung Setyabudi juga diragukan tampil karena pada hari yang sama harus memenuhi panggilan Komdis terkait insiden kartu merah sewaktu bermain melawan Persiba (4/12) di Balikpapan.
Sementara itu, Persiwa sebagai tim tamu menaruh hormat kepada tuan rumah. “Persis tim bagus. Teknik pemain-pemainnya sangat bagus. Namun, kami tidak ingin kehilangan angka di Solo,” kata Joko Susilo, pelatih Persiwa.
Lantaran tak mau terlempar dari posisi empat besar Wilayah Timur, Persiwa berharap bisa mencuri poin. "Kami harus bisa masuk empat besar tahun ini. Dalam laga melawan Persis, wajib hukumnya bisa mendapat poin," tegas Joko. Tak tanggung-tanggung, The Highlanders sudah berada di Solo jauh sebelum pertandingan guna beradaptasi dengan iklim Solo. “Akan ada bonus tersendiri dari manajeman jika bisa masuk empat besar," tambah pelatih asal Malang, yang berharap bonus yang dijanjikan bisa memotivasi Pieter Rumaropen dkk. Pada dua laga away sebelumnya, mereka tidak berhasil memetik poin sama sekali.

BALAS DENDAM


Persijap vs Persipura
MISI BALAS DENDAM
dre.mhs&m.jakarta.
Peluang Persijap untuk lolos ke empat besar Grup Dua memang relatif kecil, namun bukan berarti habis sama sekali. Mereka harus mampu menang pada tiga partai terakhirnya.
Usaha itu
akan dilakukan saat menjamu Persipura di Stadion Kamal Junaidi, Rabu (20/12). Laskar Kalinyamat, yang didukung penuh suporternya, tentu punya keyakinan untuk menang.
Rekor anak asuhan Yudi Suryata di kandang pun tergolong bagus. Mereka dua belas kali menang, tiga kali seri, dan hanya sekali kalah dari Arema (3-5). Rekor pertemuan kedua klub di putaran pertama lalu memang dimenangi Persipura, 2-0. “Kali ini kami ingin revans atas Persipura. Kalau tercapai, kami bisa meramaikan persaingan babak 8 besar,” ujar Yudi. Persipura sendiri masih menjadi pemimpin klasemen Wilayah Timur atau Grup Dua dan diyakini sebagai tim paling aman. Kalaupun harus menuai hasil buruk saat tandang, mereka masih memiliki sisa dua laga kandang yang cukup menguntungkan. Kemenangan saat partai tandang bukan sesuatu yang langka buat Mutiara Hitam. Terbukti mereka sempat memetik poin tiga dalam dua laga tandangnya (vs Persekabpas dan Arema), meski Eduard Ivakdalam cs. berangkat dengan bekal 14 pemain saja! "Kami akan main seperti biasanya, tak ada rumus melepaskan pertandingan. Itu bisa mencederai fair play," tegas Raja Isa, pelatih Persipura yang sukses menggantikan posisi koleganya, Irvan Bakti, yang sedang menjalankan ibadah haji. Bahkan menurut Raja dirinya siap melakukan rotasi pemain guna menjaga performa permainan. Jack Komboy dkk. kini lebih akrab dengan permainan counter attack.

Sabtu, 15 Desember 2007

Macan Antisipasi

Prediksi
Macan Antisipasi

dre.mhs&m.jakarta. Persija sama sekali tak boleh meremehkan tamunya, Sriwijaya FC. Selain didukung materi pemain bagus di semua lini, pelatihnya, Rahmad Darmawan, amat mengenal betul karakter permainan Persija.

“Kondisi ini akan menyulitkan Persija karena Rahmad tahu cara mematikan pergerakan pemain-pemain lawan yang pernah ia asuh,” papar Sudirman, asisten pelatih timnas U-19.

Apalagi penampilan Persija terkesan angin-anginan. Macan Kemayoran kadang bermain amat bagus, tapi di laga lain Bambang Pamungkas dkk. tampil di bawah form, termasuk saat main di kandang.

Contohnya saat main seri 2-2 dengan Persikabo dua pekan lalu. Kendali permainan justru dikuasai anak-anak Bogor. “Padahal Persija kala itu bertindak sebagai tuan rumah. Nah, inkonsistensi ini bakal jadi persoalan. Apalagi stamina punggawa Persija tengah melorot karena rentetan jadwal padat,” kata mantan bek timnas era 90-an itu.

Persija vs Sriwijaya FC

Persija vs Sriwijaya FC

Dre.mhs&m.jakarta. Tiga Angka di Jakarta?

Kekuatan Persija sudah tak asing bagi pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan. Maklum, arsitek asal Lampung ini menukangi tim Macan Kemayoran musim lalu.

Target mempecundangi mantan klub diapungkan dalam duel kedua tim yang digelar Minggu (16/12) di Stadion Lebak Bulus, Jakarta. Rahmad ingin membuktikan bahwa keputusan manajemen Persija mendepaknya karena alasan minim prestasi telah salah besar.

“Walau posisi kami menuju 8 besar bisa dikatakan aman, saya tak ingin melepas partai ini. Tiga angka dari tim besar sekelas Persija amat berarti untuk menebalkan kepercayaan diri pemain menyongsong partai selanjutnya,” kata Rahmad.

Bek Sriwijaya, Charis Yulianto, juga ingin mempermalukan mantan klubnya di Jakarta. Charis masih memendam rasa sakit hati dibuang Persija di akhir musim 2005 karena dinilai habis tergerus usia.

Faktanya Charis kembali menemukan bentuk permainan terbaik saat bergabung dengan Sriwijaya. “Saya amat tak sabar menanti laga ini,” ungkap kapten kedua Sriwijaya itu.

Rabu, 12 Desember 2007

Persija vs Persitara


Persija vs Persitara
Siapa Pengua
sa Jakarta
dre.mhs&m.jakarta.Persaingan antarklub Jakarta, Persija kontra Persitara, tak kalah seru dibandingkan laga big match lain. Derby Jakarta ini sejak dulu selalu menyisakan banyak cerita. Maklum, Macan Kemayoran, yang dimanjakan dana APBD berlimpah dari Pemda DKI Jakarta, tak selalu memenangi duel ini.
Kamis (13/12) di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Persija akan menjamu saudara mudanya itu. Partai ini tak hanya menyangkut pertaruhan gengsi, tapi juga pembuktian tim yang pantas didukung dana pemda lebih banyak sekaligus jawara Betawi.
Pada masa lalu, persaingan itu sempat terjadi antara Persija dan Persijatim. Namun, seiring terpentalnya Persijatim dari ibu kota, pindah ke kota lain, Persija seakan menguasai Betawi. Namun, sejak 2006, dominasi Macan Kemayoran mulai disaingi Si Pitung, yang muncul ke pentas divisi utama.
Musim lalu Persija memenangi duel 2-1 di kandang Persitara dan seri 1-1 di Lebak Bulus. Musim ini Persitara membalas 2-1 di Stadion Kamal Muara (18/2).
Dilihat dari materi pemain, gemerlapnya Persija tentu tak akan tersaingi Persitara. Di lini depan, duet Bambang Pamungkas dan Aliyudin, yang masing-masing sudah mengemas 12 gol, jauh meninggalkan duet Kurniawan Dwi Yulianto (10 gol) dan Bationo Germain (3 gol). Namun, jangan ditanya soal motivasi Kurus dan Bati pada laga ini.
“Sekarang memang banyak striker muda yang bagus, tapi kami merasa tak kalah kelas dengan mereka. Justru sebaliknya kami punya banyak pengalaman,” ucap Kurus.
Bagi Abdul Rahman Gurning, bukan materi Persija yang ditakuti, tapi justru teror Jakmania. “Ini yang bisa merusak pertandingan karena pasti partai ini bakal panas,” terang pelatih Persitara itu.

Minggu, 09 Desember 2007

MANTAP DI POSISI PERTAMA

Sriwijaya FC Memantapkan diri pada posisi puncak

Dre.mhs&m.jakarta. Sriwijaya FC semakin mengukuhkan diri sebagai pemuncak klasemen. Itu terjadi setelah tim asal Palembang tersebut menundukkan PSMS Medan 2-0 di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, kemarin.
Christian Lenglolo menjadi kunci sukses Sriwijaya. Mantan pemain Persikota itulah yang memborong dua gol ke gawang Ayam Kinantan (julukan PSMS), masing-masing pada menit ke-38 dan 67. "Pertandingan yang tidak gampang dilewati. Tapi, kami sangat bersyukur bisa menang dan tetap berada di puncak klasemen," ujar Rahmad Darmawan, pelatih Sriwijaya FC.
Di Stadion Kamal Muara, Jakarta Utara, Persitara berhasil melanjutkan episode positif. Ditantang PSSB Bireun, Persitara mampu mengamankan donasi tiga poin lewat kemenangan 1-0. Gol tunggal kemenangan Persitara tersebut diceploskan Bationo pada menit ke-62. Tambahan tiga angka itu membuat Persitara terkatrol ke posisi tujuh Wilayah Barat dengan koleksi 46 poin.

DELTRAS TUMPUL

Deltras Tidak mematikan

Dre.mhs&m.jakarta. Keuntungan berlipat-lipat gagal dimanfaatkan Delta Putra Sidoarjo (Deltras) dalam laga kemarin (6/12) sore di Gelora Delta. Mereka dipaksa bermain imbang 1-1 (1-0) oleh tamunya, Persija Jakarta, pada leg pertama babak delapan besar Piala Indonesia III.
Akibatnya, peluang mereka untuk lolos ke semifinal Piala Indonesia kian tipis. Sebab, kalau ingin lolos, mereka harus menang dalam second leg di kandang Persija pada 3 Januari tahun depan. Itu bukan tugas mudah.Sebenarnya, tim berjuluk The Lobster tersebut dalam laga kemarin memiliki banyak keuntungan. Bukan hanya mendapat dukungan penuh dari ribuan Deltamania (suporter Deltras) yang memadati stadion, tapi mereka pun sudah unggul satu gol sejak awal pertandingan.
Ya, pada menit ke-2, The Lobster sudah unggul melalui tendangan bebas sang kapten Jose Sebastian Vasquez. Keuntungan lainnya, Deltras unggul jumlah pemain sejak dikeluarkannya bek kanan Persija Ismed Sofyan pada menit ke-44.
Sayang, keunggulan itu justru disia-siakan tim asal Kota Udang tersebut. Bahkan, di awal hingga pertengahan babak kedua, Deltras mulai mengendurkan serangan dan memperlambat tempo. Daya dobrak Deltras pun menurun drastis.
Kondisi itu dapat dimanfaatkan Persija dengan baik. Mereka akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui sundulan pemain pengganti Ruben Ceco. Skor imbang bertahan hingga pertandingan bubar."Kesalahan anak-anak adalah mengendurkan serangan saat sudah unggul. Akibatnya sangat fatal, kami kecolongan," kata Jaya Hartono, pelatih Deltras, kemarin.
Setelah Persija berhasil menyamakan kedudukan, Deltras baru mulai kembali menekan. Namun, setiap usaha yang dilakukan terlampau terburu-buru dan kurang cermat. Akibatnya, sering terjadi kesalahan passing dan bola selalu tertahan di garis pertahanan Persija.
Kesalahan Jose Sebastian dkk lainnya pada laga kemarin adalah terlalu sering memainkan bola atas di tengah lapangan. Padahal, bola-bola atas justru menjadi keunggulan para pemain Persija. "Banyak faktor. Yang pasti, mereka (pemain Deltras) terlalu terburu-buru," keluh Jaya.
Di sisi lain, kubu Persija sangat gembira dengan hasil imbang tersebut. Sebab, itu lebih melapangkan jalan mereka untuk lolos ke babak berikutnya. "Saya belum berani bilang begitu. Sepak bola bukan matematika, segalanya masih mungkin terjadi. Apalagi, permainan Deltras bagus. Tapi, kami berhasil mematikan tiga pemain kunci mereka (Hilton Moreira, Jose Sebastian, dan Claudio Pronetto," ujar Isman Jasulmei, asisten pelatih Persija.

Rabu, 05 Desember 2007

Sriwijaya vs PSMS

Sriwijaya vs PSMS
Dendam dua kubu
dre.mhs&m.jakarta. Ada segumpal dendam yang dibawa anak-anak PSMS saat bertandang ke kubu Sriwijaya FC, Rabu (5/12). Di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palemba
ng, mereka bertekad menuntut balas. Hasil imbang 0-0 pada pertemuan pertama di Stadion Teladan, Medan, masih membekas di hati Mahyadi Panggabean dkk. Saat itu, gara-gara hanya mampu bermain seri, mereka dicemooh habis-habisan, bahkan sempat disandera pendukungnya.
Meski begitu, tim berjuluk Ayam Kinantan itu tidak berani mematok target menuai angka penuh. Musim lalu mereka juga pernah takluk 0-2 dari Carlos Renato Elias cs. di Medan.
Lebih parah lagi, Ayam Kinantan belum pernah menang saat tampil di Palembang. "Paling tidak, kami juga harus bisa mendapat satu angka," ucap Freddy Mulli, arsitek PSMS.
Untuk merealisasi targetnya, Freddy akan merombak formasi. Masferi Kasim akan diturunkan sebagai starter di wing back kiri. Ia bersama dengan Usep Munandar dan Murphy Kumonple ditugasi menjaga pertahanan. Alasannya Usep dan Murphy sedang on fire, sedang Masferi dinilai banyak tahu jeroan Sriwijaya.
Di lini tengah, Freddy mempercayakan kepada Supardi, Legimin, Mahyadi, dan James, yang punya daya dobrak tinggi, serta Gustavo Chena sebagai pengatur irama. "Untuk menang, kita harus unggul di sektor tengah," jelas Freddy.
”Saya siap mengunci Zah Rahan, sahabat karib yang kini membela tim lawan. Lama berkawan dengan Zah, saya jadi tahu cara menjinakkannya," ujar Murphy.
Sementara itu, Rahmad Darmawan, pelatih Sriwijaya, mewaspadai semangat tempur kubu tamu. “Saya tak terlalu peduli soal problem nonteknis PSMS. Kalau gaji sudah beres, mental bertanding mereka bakal berlipat,” sebut Rahmad.
Jika mental bertanding berlipat, Ayam Kinantan akan sangat berbahaya meski tampil di laga tandang. Motivasi untuk lolos ke fase empat besar juga sangat tinggi, apalagi persaingan poin dengan Persib, Persik, Persija, dan Persela sangat ketat.
Sebaliknya Sriwijaya FC tergolong sudah punya modal kuat untuk lolos ke babak itu. “Memang kami leading saat ini, tapi untuk mengamankan posisi, tiap partai kandang harus dimenangi,” tegas Rahmad.

Selasa, 04 Desember 2007

PERSIK DAN AREMA


KENDALA PERSIK DAN AREMA
dre.mhs&m.jakarta.
Sejumlah kendala dialami dua tim Jatim, Persik dan Arema, yang akan bertandang ke kandang lawan pertengahan pekan ini. Macan Putih harus kehilangan striker Budi Sudarsono.
Ia terbelit ce
dera ligamen kala latihan rutin di Kediri sebelum menjajal Persiraja, Kamis (6/12) di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh. Pelatih Daniel Roekito pun tinggal mengandalkan Musikan seorang diri menyusul sanksi larangan main terhadap Cristian Gonzales akibat meludahi wasit Rahmat Hidayat. Meski begitu, Cristian Gonzales masih ada peluang untuk main jika sanksi itu direduksi Komisi Banding.
“Meski lini depan tinggal Musikan, kami tetap mematok target menang. Saya mungkin akan mendorong Danilo jadi striker,” ungkap Daniel.
Persik juga harus main tanpa stoper tangguh, Aris Budi Prasetiya, yang terkena akumulasi kartu kuning. “Kalau lini belakang, saya tak terlalu pusing. Stok melimpah,” ucap Daniel.
Lain lagi dengan tim Singo Edan. Mental Ponaryo Astaman dkk. sedang kurang bagus saat bertamu ke Persibom di Stadion Gelora Ambang, Kotamobagu, Rabu (5/12).
Hal ini merupakan imbas kekalahan 0-1 dari Persipura di kandang pekan sebelumnya. Ditambah lagi absennya Sutaji karena akumulasi kartu plus gelandang Tarik El Janaby, yang pulang ke Maroko, membuat Arema trondol.
Bahkan kondisi Emile Mbamba, yang mengalami patah tulang jari, juga belum ada kepastian akan kesembuhannya. "Tetapi, kami akan berupaya memaksakan hasil imbang di sana," ujar M. Taufan, asisten manajer Arema.
Beruntung Persibom pun tengah tegang seiring berembusnya isu pelatih Iwan Setiawan bakal pindah ke Persik.

PERSIJA PERSIKOTA



Bekal Stamina kedodoran
dre.mhs&m. Jakarta.Jadwal padat dikeluhkan kubu Persija. Sebagai imbas bergesernya jadwal Copa Indonesia melawan PSM, Alyudin dkk. harus melakoni lima laga dalam dua pekan terakhir.

Setelah bertandang ke Makassar, Minggu (25/11), tiga hari berselang punggawa Macan Kemay
oran berangkat ke Bireuen. Belum hilang rasa lelah, empat hari kemudian Persija harus melakoni laga berat melawan PSMS.
Selanjutnya, pada Kamis (6/12) di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, tim asuhan Serghei Dubrovin ini bersiap menantang Persikota. Dengan bekal stamina ampas, pelatih asal Moldova itu tak terlalu menekan pemainnya untuk menang besar walau di atas kertas Persikota terbilang lawan lemah.
“Tak ada pemain yang pingsan sepanjang 90 menit saja merupakan keajaiban. Kami benar-benar dirugikan jadwal padat. Realistis saja, menang tipis saja sudah bagus, syukur-syukur tidak kalah atau seri,” kata Barry Sihotang, asisten manajer Persija.

Fair Play
Saat dilibas 1-3 oleh Tim Ayam Kinantan terlihat jelas bahwa Aliyudin cs. didera kelelahan. Keinginan Dubrovin melakukan rotasi tak optimal karena stok pemain di lini vital terbatas sepeninggal Atep dan Roby ke timnas.
Kondisi itu jelas menguntungkan kubu tamu. Tim Bayi Ajaib tengah berupaya menjauhkan diri dari papan bawah. Dengan penuh percaya diri pelatih Solichin mengapungkan target kemenangan di kandang lawan.
“Posisi kami memang telah aman karena degradasi dihapus, tapi bukan berarti otomatis kami melepas duel-duel sisa putaran kedua. Demi fair play kami akan fight menghadapi semua lawan, termasuk Persija,” ujar eks pelatih Persita itu.
Kesuksesan mengeruk dua kemenangan beruntun di kandang membuat kepercayaan diri Reswandi dkk. pulih. Jika menilik rekor pertemuan, Persikota kerap menyajikan kejutan di Lebak Bulus.

Minggu, 02 Desember 2007

PSMS VS PERSIJA

PSMS BALAS DENDAM
dre.mhs&m.jakarta. PSMS Medan akhirnya berhasil menuntaskan dendamnya, menaklukkan Persija Jakarta 3-1 (2-0) dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2007 di Stadion Teladan Medan, Minggu (2/12). Dalam putaran pertama PSMS menyerah dari Persija 0-2 di Stadion Lebak Bulus Jakarta.Gol pertama PSMS dicetak pemain tengah James Koko Lomell menit ke-11. James melakukan solo run dari sektor kiri pertahanan Persija sebelum menaklukkan kiper Persija asal Moldova Evgheny Khmaruk. Menit ke-31 giliran striker PSMS asal Argentina Andreas Formento menambah keunggulan tuan rumah.Seperti gol pertama, gol kedua PSMS juga tercipta karena rapuhnya barisan belakang Persija. Formento berhasil memanfaatkan celah di antara dua bek tengah Persija Abanda Herman dan Hamka Hamzah dengan sundulan hasil umpan bek sayap Masperi Kasim.Di babak kedua, Persija berusaha mengejar ketinggalan. Namun ketangguhan lini belakang PSMS membuat serangan Persija gagal menghasilkan gol. Upaya Persija baru berhasil dua menit menjelang bubaran. Striker Persija Robertino mampu mengelabui dua pemain belakang PSMS Usep Munandar dan Murphy Kumonple. Tendangan Robertino pun gagal dibendung penjaga gawang PSMS Markus Harison Rihihina.Dua menit tambahan waktu tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Persija. Justru PSMS berhasil memperbesar keunggulan lewat gol pemain pengganti Andika Yudistira menit ke-92. Gol ketiga PSMS pun kembali lahir dari kecerobohan pemain belakang Persija.Berawal dari umpan pemain tengah Persija Francis Wewengkang di daerah pertahanan sendiri yang salah, bola justru mengarah pada Legimin Raharjo. Dengan cerdik Legimin kemudian mengoperkannya ke Andika yang bebas dari kawalan pemain belakang Persija. Khmaruk pun terpaksa kebobolan untuk ketiga kalinya.Pelatih PSMS Freddy Mulli mengatakan, kemenangan timnya berkat permainan konsisten Mahyadi Panggabean dan kawan-kawan. “Mereka mau menerapkan semua instruksi pelatih di lapangan. Selain itu anak-anak juga tampil disiplin sehingga sejak menit awal kami sudah bisa mengungguli permainan Persija,” katanya.Selain itu, motivasi pemain karena bertanding melawan Persija juga membawa semangat tersendiri. Menurut Freddy, gengsi dua tim bekas perserikatan selalu dipertaruhkan dalam pertemuan PSMS melawan Persija. “Setiap tim bekas perserikatan tentu tak mau kalah main di kandang lawan tim perserikatan besar macam Persija,” katanya

Kamis, 29 November 2007

PKT MINTA TUNDA

PKT Minta Tunda Lawan Persis

Dre.mhs&m.jakarta. Laga tandang kesebelasan Persis Solo ke kandang PKT Bontang, Kalimantan Timur yang dijadwalkan digelar 8 Desember 2007, akan ditunda sehari kemudian menjadi 9 Desember 2007 di tempat yang sama. Pengunduran main sehari ini tidak masalah asalkan tuan rumah mau mengganti biaya yang telah dikeluarkan Persis menuju ke Kaltim.Pengunduran sehari untuk pertandingan antara kedua kesebelasan dalam lanjutan Kompetisi Liga Divisi Utama PSSI, karena lapangannya, 7-8 Desember 2007 digunakan untuk acara ulang tahun Pupuk Kaltim, kata Sekretaris Manajer Persis Abrahan EWT, di Solo, Kamis."Tadi kami sudah mengirim surat kepada PKT mengenai pengunduran main ini, tetapi juga harus membayar kompensasi seperti untuk penginapan hotel pemain, tiket pesawat dan lain-lain yang total kami hitung ada sekitar Rp25 juta," katanya.Ia mengatakan, permintaan penggantian dana dilakukan karena tiket pesawat itu pesan untuk tanggal 8 Desember 2007 dan kalau tidak digunakan pada tanggal pemesanan hangus, begitu juga untuk hotel harus bayar tambah.Menyinggung masalah pengunduran jadwal main apakah sudah dilaporkan kepada Badan Liga Indonesia (BLI), ia mengatakan sudah dan tidak ada masalah asalkan kedua kesebelasan ini sepakat.Untuk menyelesaikan masalah ini BLI bahkan telah memberikan saran agar dibicarakan secara baik-baik untuk mencapai kesepakatan yang intinya semua pihak terkait tidak saling dirugikan.

Kamis, 15 November 2007

MENANG STRATEGI

Rabu,14/11/2007 14:37 WIB

PERSIJA MENANG STRATEGI

dre.mhs&m.jakarta.Kalau saja PSM Makassar tak menggelar uji coba pada pertengahan bulan puasa lalu ke Jakarta, belum tentu Persija Jakarta mampu menundukkan mereka pada leg pertama 16 besar Piala Indonesia di Stadion Lebak Bulus, Selasa (13/11).
Kubu Macan Kemayoran mengakui bahwa kemenangan 2-0 tersebut, tak lepas dari hasil memata-matai Juku Eja saat laga uji coba melawan Persitara Jakarta Utara dan Persita Tangerang.
"Kami suskes membaca formasi mereka. Kami tahu mereka akan mencoba menyerang kami dari sisi bek kanan Persija, Ismed Sofyan. Kami juga sudah bisa membaca perangkap offside yang mereka terapkan," ujar asisten pelatih Persija, Isman Jasulmei.
Dengan kemenangan ini, agar lolos, Persija hanya membutuhkan hasil imbang pada leg kedua, 25 November mendatang di Makassar. Bahkan, kalah selisih satu gol pun masih bisa tetap lolos.
Meski tak bermain bagus, Bambang Pamungkaslah yang membuka kemenangan Macan Kemayoran lewat eksekusi penalti pada menit ke-43. Penalti itu dijatuhkan wasit Purwanto setelah Bambang dijatuhkan Hamdi Hamzah di kotak terlarang. Robertinho Pugliara kemudian memperbesar keunggulan tim berkostum oranye tersebut lewat sebuah tembakan keras pada menit ke-84.
Kendati tak mencetak gol, Atep boleh dibilang menjadi otak kemenangan Persija. Gelandang Timnas Indonesia di Piala Asia 2007 itu berkali-kali merepotkan pertahanan lawan lewat tusukan dari kiri pertahanan PSM. Sepanjang 90 menit, dia juga bisa mengantisipasi jebakan offside tim tamu dan selalu bermain dengan determinasi tinggi.
Atas kemenangan kemarin, manajer Persija Haryanto Badjuri menjamin akan memberikan bonus kepada para pemain. Tapi ia enggan menyebutkan besarnya bonus tersebut.

Selasa, 13 November 2007

PENANTIAN DUA KUBU

Persija vs PSM
Penantian dua klub papan atas
dre.mhs&m.Jakarta.
Setelah tertunda beberapa kali, akhirnya leg pertama partai 16 Besar Copa Dji Sam Soe Persija vs PSM akan digelar di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (13/11). Sebandingkah penantian dengan penampilan kedua tim di lapangan?
Sepanjang kompetisi 2007, kedua tim belum pernah bentrok di ajang resmi. Perang strategi pelatih Serghei Dubrovin (
Moldova) di kubu Persija kontra Radoy Minkovski (Bulgaria) dari PSM menarik untuk ditunggu.
“Kami memang belum pernah bertemu musim ini, tapi
gaya main PSM tak jauh beda dengan tim seperti PSMS. Mereka pasti main dengan fighting spirit tinggi. Tim seperti ini selalu tampil ngotot jika menghadapi Persija,” sebut Isman Jasulmei, asisten pelatih Persija.
Untuk menjaga aroma kompetisi, Persija melakoni sejumlah uji coba melawan legiun asing Afrika. Beda dengan PSM, yang memilih untuk menghindari uji coba guna meminimalkan risiko cedera pemain.
“Sepanjang persiapan pemain menunjukkan grafik makin membaik. Semua dalam kondisi siap menghadapi big match melawan PSM,” kata Isman.
PSM datang dengan sebagian besar pemain muda. Pola baru dengan memasang sendirian Aldo Baretto di lini depan dan menarik Amiruddin agak ke belakang sudah disiapkan untuk meredam daya gedor Bambang Pamungkas cs.
“Kami lihat kualitas pemain Persija merata di semua lini. Perlu strategi khusus untuk meredam permainan mereka. Kami tak akan membiarkan mereka berlama-lama memainkan bola,'' kata Yopie Lumeindong, asisten manajer PSM.
Beberapa pemain Persija, terutama pemain sayap dan striker, memang punya kemampuan lebih dan akan mendapat perhatian khusus dari pemain Juku Eja.
''Sayap mereka harus dimatikan. Biasanya dari situ arus serangan mereka dimulai. Umpan-umpan pemain sayap macam Ismed Sofyan akan sangat memanjakan Bambang Pamungkas,'' ucap Irsyad Aras, gelandang Juku Eja.

ADU GENGSI PAPAN ATAS

Persik vs Persib
ADU KEKUATAN PAPAN ATAS
dre.mhs&m.jakarta.
Laga tunda Persik vs Persib, Selasa (13/11) di Stadion Brawijaya, Kediri, ibarat duel dua macan tanpa taring. Macan Putih Persik kehilangan striker Cristian Gonzales dan gelandang Ronald Fagundez karena akumulasi kartu. Maung Bandung kehilangan duet bomber impor Christian Bekamenga dan Redouane Barkouwi dengan alasan sama.
Bagi Persik, Cristian jelas vital lantaran dari 49 gol
Macan Putih, ia menyumbang 25 gol. Sementara itu, duet Beka dan Barkouwi menyumbang 17 gol dari 37 gol Persib selama ini.
“Ini kerugian besar bagi kami. Tapi, kami tak akan menyerah. Kami akan mengeluarkan segala kemampuan untuk memenangi partai ini,” kata Berta Yuwana, striker Persik.
Beruntung bagi Persik mereka bisa mempergunakan Budi Sudarsono menyusul keputusan timnas senior batal tanding pada leg kedua PPD 2010. “Untung kami bisa menurunkan Budi Sudarsono,” ucap Daniel Roekito, pelatih. Kehadiran Budi sangat krusial mengingat lini depan Persik akan pincang. “Kalau melihat penampilannya saat lawan Suriah lalu, saya yakin cedera betis Budi sudah sembuh,” ungkap Daniel.
Sebaliknya Persib tetap buntung lantaran Eka Ramdani tetap menyertai timnas U-23. Namun, mereka masih lebih baik lantaran Patricio Jimenez dan kapten tim Suwita Patha bakal hadir lagi.
"Meski kehilangan Gonzales dan Fagundez, Persik masih tetap tangguh. Mereka dikenal sukar ditaklukkan kalau main di kandang. Bisa mendapat satu poin saja di
Kediri sudah bagus," kata Djadjang Nurdjaman, asisten pelatih Persib. Ia akan memberi komando dari pinggir lapangan lantaran Arcan Iurie masih menjalani hukuman dilarang mendampingi pemain kala bertanding.
Wajar Maung Bandung bersikap realistis. Pasalnya selain kehilangan Bekamenga dan Barkouwi, mereka juga tak dapat diperkuat bek sayap Erik Setiawan, yang terkena akumulasi kartu kuning. Sementara itu, Leo Chitescu masih berkutat dengan cederanya.
Untuk memperkuat lini tengah, Persib berharap Eka tampil di
Kediri, tetapi kemungkinan besar tak bisa karena pada 14 November Eka harus berangkat ke Suriah bersama timnas. Kini dengan skema 3-5-2, harapan di lini tengah tinggal pada striker Zaenal Arief dan Dicky Firasat. "Tentu saja saya ingin main, tapi segala sesuatunya tergantung pelatih. Sebagai pemain saya sih hanya jadi wayang," kata Dicky.


Rabu, 07 November 2007

MAKSIMALKAN GELANDANG


Rabu,07/11/2007 17:25 WIB

Hadapi Persita, PSIS Maksimalkan Gelandang!
dre.mhs&m.jakarta
. PSIS akan memaksimalkan pemain gelandang untuk menghadapi tamunya, Persita Tangerang pada pertandingan lanjutan Liga Djarum Indonesia (LDI) XIII di Stadion Jatidiri Semarang, Kam
is (22/11), menyusul absennya Kahudi Wahyu karena akumulasi kartu kuning.
Pelatih PSIS, Sartono Anwar pada wartawan di Semarang, Rabu, mengatakan, sebenarnya Kahudi Wahyu akan ditempatkan sebagai gelandang bertahan, tetapi akibat akumulasi kartu kuning itu maka pihaknya terpaksa mencari pemain lain.
"Sisa waktu ini akan dimanfaatkan untuk mencoba pemain gelandang yang ada untuk menggantikan posisi Kahudi Wahyu," katanya menegaskan. Beberapa pemain yang kemungkinan akan menggantikan posisi Kahudi Wahyu, seperti Modestus Setyawan dan Bagus Permana atau bisa juga gelandang serangnya, Joao Carlos ditarik ke belakang sebagai gelandang bertahan, sedangkan posisi Joao bisa ditempati Indriyanto Nugroho.
Zoebaeroe yang biasa berposisi sebagai gelandang bertahan akan ditarik ke belakang sebagai bek dan diduetkan dengan Didier Koutouzi, mengingat tim asuhan pelatih Benny Dollo memiliki penyerang yang cukup berbahaya, yaitu Siankam Emako Ernest asal Kamerun. Pertandingan uji coba melawan Puslat PSIS, Jumat (9/11) di Stadion Jatidiri akan dimanfaatkan untuk mencoba pemain-pemain tersebut.
Kahudi Wahyu dan Marthen Tao tidak bisa dimainkan saat menjamu Persita Tangerang karena terkena akumulasi kartu kuning. Usai menghadapi Persita Tangerang, Julio Lopez dan kawan-kawan kembali akan menjamu Pelita Jaya Purwakarta di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (25/11), setelah itu memainkan dua partai di kandang lawan, yaitu melawan Persik Kota Kediri (12/12) dan Persema Malang (15/12).

BELUM MAU MENYERAH


Rabu,07/11/2007 17:23 WIB

Persebaya Belum Mau Menyerah
dre.mhs&m.jakarta
. Persebaya Surabaya belum mau menyerah untuk mengejar target menembus kompetisi Superliga 2008, meskipun peluang menambah poin di sisa pertandingan Liga Djarum Indonesia 2007 makin berat.
Ketua Umum P
ersebaya Arif Afandi kepada wartawan, Rabu, menegaskan tidak ada kata menyerah bagi timnya untuk mengejar target dan akan bekerja keras menghadapi sisa laga yang ada."Mau tidak mau kami harus ngotot di tujuh laga sisa. Semua laga harus diambil, terutama lima laga di kandang sendiri," tegas Arif Afandi.
Persebaya akan menjalani lima laga kandang melawan Persegi Gianyar Bali FC, Perseman Manokwari, Persekabpas Pasuruan, PSM Makassar, dan Arema Malang. Sedang dua laga "away" menghadapi PSIM Yogyakarta dan Deltras Sidoarjo.
Hingga saat ini, Persebaya masih terpuruk di papan bawah klasemen sementara wilayah timur Liga Indonesia 2007 dengan mengoleksi 29 poin.
Untuk bisa menembus zona Superliga atau minimal peringkat sembilan klasemen akhir, Bejo Sugiantoro dan kawan-kawan harus mampu menyapu laga sisa, khususnya "home". Itu pun dengan catatan tim lain di peringkat atasnya gagal menambah poin.

Minggu, 04 November 2007

TANPA MENEJER

TANPA DASUKI

Dre.mhs&m.jakarta. Persikota Tangerang yang akan melawat ke Kandang Semen Padang telah di pastikan Tanpa di dampingi Manager Ahmad Dasuki karena Skors Komdis PSSI,arsitek Tim berjuluk Bayi ajaib Solihin mengaku Buta kekuatan Lawan tim berjuluki kabau sirah setelah Putaran kedua Liga Djarum Indonesia (LDI)Xlll mengalami perubahan. Padahal dalam Lawatan kali ini Zaenal Anwar dkk berambisi mencari Point sebagai modal mencari peringkat yang selama ini berkutat di papan bawah.. Meski buta kekuatan Solhin tidak akan menjadikan timnya bertahan. Sebaliknya mantan Pelatih Persita ini menginstruksikan anak asuhnya mewaspadai dua pemain asing.l “Jujur saja kami tidak banyak mengetahui perubahan kekuatan Semen Padang yangt terjadi pada Putaran kedua ini, tapi kans kami cukup berimbang,hanya patut di waspadai pergerakan dua pemain asing mereka Abdulllaye Jibril dan Alcidio Fleitas,”tandas Solihin.

Kamis, 01 November 2007

DELTRAS VS PERSITER


Senjata Lengkap
Ibarat perang, Deltras memiliki senjata lengkap saat menjamu Persiter, Minggu (4/11) di Stadion Delta, Sidoarjo. Berbeda dengan putaran pertama, The Lobster sekarang tak terlalu bergantung pada legiun asing mereka.
Dua pemain lokal, Melky Pekey dan Airlangga Sucipto, yang sedang on fire di ajang Copa kini menjadi mesin gol baru yang diandalkan pelatih Jaya Hartono. “Kami sekarang tak lagi risau jika pemain asing absen,” kata Jaya.

Keduanya memang memperbanyak pilihan di lini depan. Maklum, selain keduanya, masih ada pula Sasa Branesac. Jaya juga masih punya gelandang produktif Claudio Pronetto, yang kerap jadi solusi jika Jose Sebastian cs. mengalami kebuntuan.
Target menang besar yang dicanangkan manajemen pun terasa tak berlebihan bagi kubu Deltras. “Kami bisa
meraihnya jika ada kemauan yang kuat. Motivasi itulah yang sekarang kami rasakan,” ujar Hariono, gelandang bertahan.
Persiter memang patut miris jika melihat kekuatan Deltras saat ini. Pemain tengah dan depan Deltras punya kemampuan mencetak gol sama baik dan tampil trengginas jika bermain di hadapan publiknya.
Kondisi Deltras pun membuat pelatih Persiter, Jacksen F. Tiago, sangat serius menata timnya. Ambisi membalas rekor putaran pertama saat ditahan imbang Deltras di Ternate dicanangkan. Musim ini, memang hanya dua tim yang mampu mencuri angka atas Persiter di kandang. Selain Deltras, masih ada juga Persmin Minahasa.
Secara jujur, Jacksen menilai tampilan Andri Budianto dkk. akhir-akhir ini sedang menanjak. “Deltras tim bagus. Mereka main di kandang dan grafik sedang naik. Target satu poin paling realistis,” ucapnya.
Optimisme juga disembulkan asisten pelatih Persiter, Djafar Daeng Barrang. Saat melawat ke Sidoarjo, pasukan bisa tampil semua. Hanya striker lokal Rahmat ”Poci” Rivai yang sedikit tertarik otot pinggangnya. “Poci tetap kami bawa,” kata Djafar. Dre.mhs&m.jakarta

JAJAL AFRIKA SELECTION

GAGAL LAWAN TIMNAS

BESOK JAJAL AFRIKA SELECTION

Dre.mhs&m.jakarta. Ajakan Persija Jakarta untuk menggelar laga uji coba ternyata tidak di gubris oleh Timnas Indonesia Rencana laga yang di gelar Sabtu (3/11) mendatang di pastikan hanya tinggal rencana setelah pihak Timnas memutuskan untuk tidak menggelar laga uji coba, sebelum duel lawan Syria di Pra Pial Dunia 2010 jumat (9/10). “ Kami bukan menolak ajakan Persija, namun karena waktu yang sangat mepet membuat kami mengurungkan rencana Uji coba dengan mereka, “ kata asisten pelatih Timnas Samsudin Umar. Namun dengan keputusan pembatalan uji coba dengan Timnas, kami juga sudah mempersiapkan Program-program uji coba lainnya. Jika memang tidak ada aral melintang, Sabtu besok akan uji coba dengan Afrika selection Jam 08.00 di lapangan Ragunan Jakarta,” kata Ferry. Intinya kami mencari lawan yang berkelas, Jika tidak ada kendala kami juga akan melawan Pahang FC tanggal 6 November di lebak bulus. Uji coba ini akan menjajal kekuatan Teknis para Pemain agar tetap Konsisten jelang bertanding di semua laga,”kata Ferry.

Selasa, 30 Oktober 2007

Persib vs KLFA


Menguji Kekuatan Negeri Jiran
Usai melakoni serangkaian laga tandang yang melelahkan di Sleman dan Malang dalam satu sepekan terakhir, Persib tidak berleha-leha. Rabu (31/10), Zaenal Arif cs. akan beruji coba melawan Kuala Lumpur Football Association di Stadion Jalak Harupat, Soreang.
Laga persahabatan yang hanya berselang tiga hari setelah Persib dijamu Persema itu digelar atas permintaan klub negeri jiran yang sedang berlatih di Bandung.
Sebelum menjajal Maung Bandung, KLFA, yang ditangani pelatih asal Jerman, Jogurn Gede, Sabtu (27/10), beruji coba lawan Kabupaten Bandung All-Star, yang berakhir seri 1-1. ”Laga di Bandung bukan sekadar uji coba, tapi juga ajang seleksi buat pemain menjelang kompetisi Liga Malaysia,” ujar Asisten pelatih KLFA, Najim Dim. KLFA datang ke Kota Kembang berkekuatan 24 pemain, termasuk pemain asing asal Argentina, Cecile Marcello. Kala menghadapi Kabupaten Bandung All-Star, tim tamu juga sempat menampilkan Christian Gonzales (eks PSMS), pilar asing yang malang-melintang di Liga Indonesia.
Duel Persib kontra KLFA ini diperkirakan banyak menyedot minat bobotoh. Maklum, sudah lama Maung Bandung tidak tampil di hadapan bobotohnya.
Belajar dari membludaknya penonton di Stadion Siliwangi pada laga uji coba lawan Selangor FC beberapa waktu lalu, kini panpel memilih Jalak Harupat, yang kapasitasnya lebih besar. Dre.

PSAP BERIKAN PERLAWANAN

KEMENANGAN PERSIKABPAS

Dre.mhs&m.jakarta. Persikabpas Pasuruan adalah tim yang ke tujuh yang lolos ke perempat final Copa Dji Sam Soe. Hanya saja tim yang di kenal dengan nama Laskar Sakera ini menang dengan susah payah, maklum PSAP tak mau menyerah begitu saja,keunggulan 3-0 persikabpas membuat semangat PSAP Sigli kian menjadi jadi, mereka makin percaya diri membalikan keadaan menjadi sama. Hasilnya pemain pengganti Irfan Yasin mampu membobol gawang Persikabpas yang di kawal Ronny Triprasnanto pada menit ke 87, satu menit jelang pertandingan Usai Wenderson da silva memperkecil kekalahan. “ Selama belum dihentikan pertandingan tak ada yang dipastikan menang. Itulah yang perlu ditekankan. Beruntung kami hanya kebobolan 2 gol. Andaikan PSAP Sigli di berikan tambahan waktu 5 menit lagi, bukan mustahil mereka mampu menayamakan kedudukan akhirnya lolos ke perempat final,” Kata Pelatih Persikabpas Jorge Amaya. Meski gagal ke babak 8 besar, penampilan Militan y6ang di pertontonkan PSAP membuktikan kualitas mereka tak kalah di banding tuan Rumah. “Sebagai bentuk Apresiasi terhadap perjuangan pemain, manajemen tim sepakat untuk memberikan Prize money Rp. 30 Juta sebagai Kompensasi tampil di babak 16 besar kepada pemain,” tegas M. Yusuf Ishaq, Ketua Umum PSAP.

Minggu, 28 Oktober 2007

Persiwa vs Persebaya

Kehilangan Atmosfer

dre.mhs&m.jakarta. Sebulan lebih menjalani libur kompetisi mendatangkan persoalan tersendiri untuk Persiwa. Laga melawan Persebaya Senin (29/10) di Stadion Pendidikan, Wamena, pun harus dilalui dengan ekstra hati-hati.
Skuad The Highlanders bisa kehilangan atmosfer kompetisi lantaran lama tak bertanding. Konsentrasi sedikit menurun. Berlainan dengan klub-klub asal Jawa dan Sumatra, yang mudah menggelar uji coba selama Ramadan lalu, Persiwa sulit mendapatkan uji coba
sepadan di daerahnya. Alhasil dalam latih tanding terakhir yang digelar menghadapi tim PON Papua, mereka cuma bisa menang tipis 3-2.
Menjamu Bajul Ijo, peringatan pun diberikan Joko Susilo. "Kekuatan Persebaya berbeda dengan putaran pertama, ini yang harus kami waspadai," ujar pelatih Persiwa itu. Meski demikian, Joko tetap meyakini jika anak asuhnya bisa tetap memetik poin penuh. "Mereka akan memiliki dua lawan: tim kami dan udara dingin dengan oksigen tipis," jelas Joko.
Sebaliknya bagi Bajul Ijo, tur ke Papua, yang memakan biaya hingga 180 juta rupiah, diharapkan bisa diimbangi dengan pencapaian poin. Tuntutan itu disampaikan manajer Bajul Ijo, Lilik Suhartoyo. “Rugi besar jika kami harus mengeluarkan ongkos sebesar itu tapi tak mampu bawa pulang poin dari sana. Anak-anak harus bertanggung jawab karena dana itu dari uang rakyat,” kata Lilik.
Hanya, para pemain tahu betul hal itu tak akan mudah. “Udara di sana sangat tipis dan dingin. Ini tak menguntungkan bagi kami, yang terbiasa bermain di daerah panas seperti Surabaya,” ujar Sugiantoro, kapten Persebaya.
Pelatih Suhatman pun menyiapkan pemain barunya, Augustine Kettor, untuk bertandem dengan Juan Vallejos di lini depan. Pemain asal Liberia itu diharapkan mampu menjalankan tugasnya menggantikan personel asing sebelumnya, Pablo Rojas, yang pulang ke Cili akibat cedera. “Semoga kali ini tak salah pilih pemain. Saya harap ia cepat beradaptasi dengan pemain lain,” ujar Suhatman. Sebelumnya Persebaya memang pernah mengalami nasib sial saat merekrut Batang Ba Issom, yang tampil tak seperti yang diharapkan manajemen Bajul Ijo.

JAGA GENGSI


Persipura vs Persegi Bali FC

Jaga Gengsi dan Kondisi
dre.mhs&m.jakarta.
Lawatan Persegi Bali FC ke Stadion Mandala, Jayapura, kandang Persipura, Senin (29/10), bisa disebut sebagai lawatan terberat dari semua sisi.
Lawan yang akan dihadapi, Mutiara Hitam, adalah tim papan atas yang punya rekor sangat bagus di kandangnya, sembilan kali m
enang, tiga kali seri, dan baru sekali kalah. Materi pemain pun rata-rata di atas kualitas yang dimiliki Persegi. Perlawanan Persegi ibarat David menumpas Goliath.
Dilihat dari sisi finansial, tur ke ujung timur Indonesia ini memakan biaya besar, hingga 75 juta rupiah, bagi Persegi. Padahal klub asal Bali itu tengah didera kesulitan keuangan.
Namun, demi menjaga prestise sepakbola di Bali, Persegi tak mau ambil pusing dengan kondisi ini. Berkat dana bantuan donatur, Oscar Aravena dkk. pun diputuskan melanjutkan keikutsertaan di kompetisi hingga selesai. “Lawatan ke Papua sangat berat buat mendulang poin. Tapi, sebelum laga dimulai, kami tak ingin menyerah dan pemain sudah bertekad untuk tetap menjaga gengsi tim dan tidak mau menjadi bulan-bulanan lawan,” ujar I Made Sumer, manajer Persegi.
Sebelumnya, pengurus klub milik Pemprov Bali ini sudah mengibarkan bendera kuning untuk mundur dari kompetisi akibat kehabisan uang. Pelatih kepala Henk Wullems pun sampai berniat meninggalkan Bali lantaran gajinya tak kunjung diterima hingga empat bulan.
“Kami berusaha melupakan kondisi keuangan di tim. Pemain harus kembali konsentrasi di laga away ini,” ujar pelatih asal Belanda ini.

Kamis, 25 Oktober 2007

SUKSES PERSITA

SUKSES PERSITA KE DELAPAN BESAR

Dre.mhs&m.jakarta. Akhirnya Persita Tangerang mampu meraih satu tiket ke babak delapan besar Copa Indonesia 2007. Kepastian ini setelah menundukan Persis Solo dalam second Leg 16 besar dengan skor 2-1 di stadion Benteng Tangerang Kemarin. Dengan hasil ini Ilham Jayakusuma dan kawan-kawan Lolos dengan agregat 2-1,setelah pertemuan pertama mereka bermain imbang tanpa gol di Solo. Masuk delapan besar bagi tim yang berdiri 1953 merupakan Prestasi tersendiri. Ini Prestasi yang terbaik semenjak Copa Indonesia di gulirkan. Dua gol kemenangan Persita di borong Bomber Import “Siankam Ernest” di menit ke 11 dan 68. Dua Pertandingan Persita terakhir, saya bermain tidak maksimal. Tetapi kini terbayar dengan 2 gol yang saya persembahkan kepada suluruh Suporter Persita,” ungkap Ernest. Di pihak lain ras sedikit kecewa di kubu Persis, terutama dengan keputusan wasit yang menghadiahkan Finalti bagi tuan rumah.

Selasa, 23 Oktober 2007

UTAMAKAN KERJASAMA

KERJASAMA TETAP DI UTAMAKAN

Absennya BP dan Aliyudin dalam persiapan melawan PSM

dre.mhs&m.jakarta. Dengan bergabungnya BP’ Bambang Pamungkas” dan Aliyudin ke Training Centre Timnas Senior di Solo, dua Bomber Persija Jakarta Itupun Absen latihan bersam Leonard Tupamahu dkk. Bertempat di lapangan Ragunan, Jakarta tim berjuluk Macan Kemayoran memang seang mempersiapkan diri menatap babak 16 besar Copa Indonesia 2007. Meski belum jelas jadwal pertandingan Kontra PSM Makasar itu, Tim besutan Sergey Dubrovin terus mengasah kerjasama antar tim, apalagi mereka sudah mengantongi kekuatan salah satu tim raksasa Wilayah timur itu. Seperti di ketahui, Bepe dan Aliyudin sudah masuk ke t5empat Training Centre timnas senior untuk Pra Piala Dunia 2010 di Solo 21 hinga 31 Oktober, selanjutnya Syamsul Chairudin dkk akan TC di Jakarta pada pertandingan Pra Piala Dunia hingga pertandingan First Leg dan second leg 18 November. Itu artinya Bepe dan Ali langsung bergabung dengan Persija jika Copa Indonesia di gelar 12 dan 13 November.

BELAKANG LEMAH

BARISAN BALAKANG LEMAH

dre.mhs&m.jakarta. Menatap leg ke 2 16 besar Copa Indonesia. Fokus Persita Tangerang hanya satu. Yakni menang Namun tekad itu harus di barengi dengan pertahanan yang kuat. Sebab Jika lebih dulu kebobolan, maka peluang menjadi lebih berat. Mengingat hasil laga pertemuan pertama hany6a berakhir imbang 0-0. Tiadak heran dalam latihan, jajaran pelati menekankan agar para pemain tidak lengah, terutama barisan belakang, maklum pelatih Beni Dolo mengaku lini belakang Persita kini bukan tanpa masaalah, karena absennya Bobby Satria karena Akumulasi kartu kuning dan Ahmad Jufrianto yqang bergabng denga timnas U-23. “ Mau bagaimana,pasukan belakang kamu tampil seadannya, dan maunya kami jangan sampai kebobolan, kami ingin menang,” jelas Bendol. “ Para pemain belakang terkadnag masih menunjukan kelemahan mendasar.mereka sering mengantisipasi serangan yang datang dari pihak lawan. Contohnya saat melawan Persema Malang, seharusnya goll Persema Tidak Perlu terjadi, Jika saja Andela Atangana tidak salah mengantisipasi,” kata Bendol.

Minggu, 21 Oktober 2007

PERSIKABO Permalukan PSIS

PERSIKABO PUTUS REKOR SARTONO

Dre.mhs&m.jakarta. Euforia menyelelimuti kubu Persikabo Bogor seusai menekuk PSIS Semarang di Stadion Persikabo Cibinong, kemarin tak tanggung-tanggung, tim besutan Suimin Diharja menang telak 4-1. Unggul lebih dulu melalui sundulan Khusnul Yakin pada menit ke 11, PSIS tak mampu mempertahankan kemenangan. Empat pemain Persikabo yakni Nico Susanto,Salomont Kobe,Sairan dan Roger Batoum menghujam go ke gawang PSIS yang di kawal I Komang Putra. Sartono geram pasalnya kekalahan telak dari Persikabo secara tak langsung memutus Rekor Positif PSIS selama di latih Sartono.. Bagi PSIS kekalahan ini merupakan yang terbesar di musim ini. “Kekalahan ini membuat langkah kami masuk ke Zona Super Liga sedikit tersendat,” kata sartono.

PUTUS REKOR SARTONO

Dre.mhs&m.jakarta. Euforia menyelelimuti kubu Persikabo Bogor seusai menekuk PSIS Semarang di Stadion Persikabo Cibinong, kemarin tak tanggung-tanggung, tim besutan Suimin Diharja menang telak 4-1. Unggul lebih dulu melalui sundulan Khusnul Yakin pada menit ke 11, PSIS tak mampu mempertahankan kemenangan. Empat pemain Persikabo yakni Nico Susanto,Salomont Kobe,Sairan dan Roger Batoum menghujam go ke gawang PSIS yang di kawal I Komang Putra. Sartono geram pasalnya kekalahan telak dari Persikabo secara tak langsung memutus Rekor Positif PSIS selama di latih Sartono.. Bagi PSIS kekalahan ini merupakan yang terbesar di musim ini. “Kekalahan ini membuat langkah kami masuk ke Zona Super Liga sedikit tersendat,” kata sartono.

Senin, 15 Oktober 2007

DENDAM PERSIK KEDIRI

DENDAM PERSIK KEDIRI

Dre.mhs&m.jakarta. Persik Kediri mengusung dendam ketika menghadapi Persita Tangerang dalam Lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia (LDI) 2007, Rabu nanti di Stadion Benteng Tangerang. Ambisi Persik akan menyikat tim tuan Rumah sekaligus menebus kekalahan pada Putaran pertama lalu. Kami akan siap luar dalam akan menghadapi Persita. Stamina pemain kami sudah di siapkan dalam latihan keras di stadion Brawijaya, kata Daniel Rukito. “Ada kemungkinan posisi Libero akan di tempatkan Zainuri, kami melihat ketangguhannya bisa menggantikan aris,” kata Daniel. “Yang agak repot mencari pengganti Dannielo, tapi kami sudah mencari formula untuk mengatasi hal tersebut,” kata Daniel. Di Tangerang, Persik sangat sadar dengan peluang yang ada, namun menurut Daniel meski peluang pasukannya kecil ia bertekat untuk bisa membalas kekalahan dalam pertandingan sebelumnya, Juara Kompetisi 2006 itu di permalukan Persita 2-1 pada putaran pertama di stadion Brawijaya Kediri.

Minggu, 14 Oktober 2007

LEBARAN PEMAIN PERSIB

Rencana Lebaran Pemain Persib
dre.mhs&m.jakarta.Libur Lebaran dimanfaatkan sejumlah pemain Persib untuk mudik ke kampung halaman dan berkumpul dengan orang tua mereka. Demikian pula para pemain Persib yang tidak berlebaran tetap memanfaatkan waktu libur ini pulang ke daerahnya masing-masing, seperti Nova Arianto pulang ke Semarang, Bayusutha ke Bali. Dua pemain asing, Lorenzo Cabanas dan Leo Chitescu memilih di Bandung saja.
Dari 23 pemain Persib, 18 di antaranya akan menjalani hari raya Idulfitri. Hanya satu pemain yang terpaksa tidak bisa merayakan hari sakral dengan istrinya, yakni Redouane Barkaoui. Pemain asal Maroko itu, tidak bisa kumpul bersama istri dan orang tuanya karena harus menjalani latihan bersama Persib dalam persiapan menghadapi putaran kedua.
"Saya rencananya Lebaran di Malaysia bersama saudara. Mungkin saya berangkat tanggal 11 Oktober dari Jakarta. Tapi jika batal, akan Lebaran di Bandung saja," ujar Barkaoui di Lapangan Pusdikpom Cimahi.
Pemain asing Persib lainnya, Patricio Jimenez yang baru memeluk Islam satu tahun lebih, memilih berlebaran di Bandung bersama istri dan anaknya yang masih bayi. Pato---panggilan Patricio--hampir satu bulan pulang ke Cile bertemu dengan orang tuanya. "Saya sudah tiba di Bandung. Saya akan salat Id di Batununggal," ujar Pato ketika dihubungi.
Pato menjelaskan selama di Cile, tetap menjalankan ibadah puasa dan latihan. Bahkan, dia menjalani latihan dua kali pagi dan sore. Hanya saja, latihan yang dijalaninya tidak terlalu berat. Dia selalu berolah raga lari untuk menjaga kebugarannya.
Pemain lokal yang akan mudik, sekaligus bertemua dengan keluarganya adalah Zaenal Arif, Sandi Pribadi, Tema Mursadad, Sonny Kurniawan, dan Salim Alaydrus. Arif sudah merencanakan pulang ke Cikajang Garut pada H-1 atau pada malam takbiran. Tema akan berlebaran di rumah mertuanya di Tangerang. Setelah dari Tangerang, menuju orang tuanya di Lebak.
Sonny Kurniawan memilih di Jakarta. Bagi Sonny, Lebaran di Jakarta membuat dia merasa lebih nyaman dalam perjalanan. Menurut dia, saat orang di Jakarta mudik ke kampung halaman, dia justru datang ke Jakarta sehingga tidak akan terjebak dalam kemacetan.
"Jalanan di Jakarta akan lengang. Nanti saat pulang ke Bandung juga tidak akan macet. Saat arus balik, saya justru mudik ke Bandung," ujarnya sambil tertawa.
Salim Alaydrus sudah biasa Lebaran di Purwakarta. Ia tidak pernah melewatkan Lebaran bersama saudara dan keluarganya sesama keturunan Arab di Purwakarta.
Sandi Pribadi pemudik yang paling jauh setelah Bayusutha. Sandi akan berlebaran di Malang. Ia justru merasa khawatir, saat pulang ke Bandung kesulitan mendapat tiket karena bersamaan dengan arus balik. Persib sendiri memulai latihan kembali Senin (15/10) atau H+3.
Pemain asing Persib lain memiliki kegiatan berbeda. Christian Bekamenga justru akan melakukan pertandingan memperkuat timnas Kamerun U-23 melawan Maroko di Maroko pada kualifikasi Olimpiade 2008, Selasa (16/10).


Kamis, 11 Oktober 2007

PERSMIN OPTIMIS

OPTIMIS TANPA DI BAYANGI KRISIS
Dre.mhsm.jakarta.
Persmin Minahasa termasuk tim yang fenomenal secara mengejutkan tim berjulukan manguni makasiouw itu lolos hingga babak semi final Liga Djarum Indonesia (LDI) bahkan mendapat gelar sebagai Tim Fair Play berkat Permainan bersih sepanjang musim kompetisi. Tak Pelak Torehan Pretasi Tahun ini jadi menambah semangat melakoni laga-laga musim ini. Kami juga punya tekad serupa. Liga super Jadi target yang tak bisa kami tawar-tawar lagi. Karena itu melakoni sisa laga di musim ini kami akan tambah maksimal,khususnya ketika berlaga di kandang. Melihat Posisi saat ini Persmin berada tepat di posisi zona liga super Peringkat ke sembilan Wilayah Timur. Dengan Menyisakan 10 laga hingga akhir musim dengan enam diantaranya berlaga di kandang. Dengan hitung-hitungan diatas Kertas, Persmin berpeluang menambah Pudi-pundi nilainya hingga 22 Poin. Raihan itu memang cukup aman untuk bisa Lolos ke Super Liga.

Jumat, 05 Oktober 2007

FASILITAS BOCA JUNIOR


Menikmati Fasilitas Boca Junior
Mes sederhana, lapangan bintang lima. Itulah penilaian Nelson Sanchez, promotor pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 di CEFAR (Centro de Entrenamiento para Futbolistas de Alto Rendimiento), Buenos Aires, Argentina.
“Yang pasti di CEFAR tidak ada pemain yang cedera karena tidur. Di Indonesia, yang sering ter
jadi pemain cedera karena lapangan jelek,” sentil Nelson.
Maklum, tim sempat mengeluhkan fasilitas kamar. “Pemain biasa tinggal di hotel berbintang. Kamar dikeluhkan karena solusinya bisa cepat. Kalau lapangan buruk, percuma. Butuh perbaikan berbulan-bulan. Itu alasannya,” ujar dokter tim, Zaini Saragih, mengakomodasi keluhan sebagian pemain.
Pelatih Ivan Kolev sempat meminta agar kamar ukuran 3 x 3,5 m2 yang sedianya untuk tiga orang diisi dua orang saja dan kamar jatah empat orang diisi tiga saja. “Tapi, lapangan di sini bagus, bahkan ekselen. Ini baru standar lapangan yang benar,” ujar Kolev.
CEFAR memiliki tiga lapangan rumput dengan mutu istimewa, satu lapangan rumput sintetis (indoor) untuk berlatih saat hujan, lapangan pasir, serta dua lapangan khusus untuk kiper (rumput maupun pasir dan rumput).
Ada juga fasilitas gymnasium, joging trek dengan tanjakan/turunan, ruang medis, ruang fisioterapi, restoran, beberapa ruang ganti, serta laundry.
“Semua lapangan top. Tanah dan rumputnya rata. Lapangan timnas di Senayan pun kalah jauh. Soal kamar, kami bisa menyesuaikan. Yang penting bisa tidur dan makan tidak terlambat,” kata Siswanto, gelandang asal Persmin. “Dinikmati saja. Kamar memang kelas diklat, tapi betul, lapangannya istimewa,” imbuh Atep, diiyakan Eka Ramdani.
“Asal tahu saja, untuk merawat lapangan, kami bayar 10 ribu dolar AS (sekitar Rp 94 juta) tiap bulan,” komentar Pablo Ceijas, salah satu pemilik CEFAR.

Pembibitan Barcelona
“Tempat ini dulu markas Boca Junior. Namanya La Candela sebelum kami beli dan mengubah jadi CEFAR. Diego Maradona dan pemain Boca lain tinggal di sini. Klub Santos Brasil bersama Pele semasa muda juga kerap menyewa untuk TC. Kini Barcelona memilih CEFAR jadi pusat pembibitan pemain mudanya,” jelas Jorge Raffo, Direktur CEFAR, kepada BOLA.
Direktur Teknik Barcelona, Tixi Beriguistain, bahkan pada 9 Oktober datang ke CEFAR untuk mengontrol para young gun Barca. “Anda nanti bisa bertemu dan mewawancarai Tixi. Saya akan bantu mengatur hal itu,” janji Raffo.
So, nikmati saja fasilitas dan berlatih dengan serius. “Ya, lebih baik fokus pada latihan agar bisa tampil bagus pada uji coba dan berprestasi tinggi pada SEA Games,” harap Kolev. Dre.mhs&m.

Kamis, 04 Oktober 2007

PANTAU PSM MAKASAR

HASIL PANTAUAN TERHADAP CALON LAWAN

Dre.mhs&m.Jakarta. Persija Jakarta tak mau melewatkan Tur PSM Makasar ke Jakarta.. Sebagai calon lawan di Copa Indonesia 28 Oktober4 mendatang di stadion Lebak Bulus Jakarta. Tim Mavcan Kemayoran merasa perlu mengintip kekuatan tim yang berjuluk Juku Eja tersebut. Apalagi Peringkat ke lima klasmen sementara wilayah timur ini memiliki pelatih anyar Radoy Hristov Minkowski. Asisten Pelati persija Isman Jasulmei mengaku sudah mengantongi banyak kekuatan PSM, yang jelas Organisasi permainan mereka sangat Rapi. Selain mengamati di laga uji coba Jajaran pelatih juga memelototi permainan samsidar dkk lewat rekaman video, dan semua itu akan di diskusikan dengan Pelati Sergei Dubrovin setelah pulang dari Muldova.

Selasa, 02 Oktober 2007

Bepe Minta Rp2,6 M


Bepe Minta Rp2,6 M, Budi Asal Cocok
dre.mhs&m.Jakarta. Keinginan klub Malaysia mendatangkan pemain Indonesia terbilang sangat serius. Mereka berani menawarkan kontrak bernilai miliaran rupiah demi mendapat tanda tangan pemain buruan.
Musim 2005/2006, m
isalnya, kontrak tiga pemain Indonesia –Bambang ”Bepe” Pamungkas, Elie Aiboy, dan Ponaryo Astaman– disebut-sebut berada di atas Rp1 miliar. Angka inilah yang kemudian mendongkrak posisi tawar mereka saat kembali ke Indonesia. Bagaimana musim ini?
Tawaran yang diberikan Polis Di- Raja Malaysia FC (PDRM) terbilang sangat wah. ”Kami sudah berbicara nilai kontrak. PDRM bersedia membayar nilai kontrak dua kali lipat dari yang mereka dapatkan sekarang. Kami sudah tahu kualitas mereka. Pada umumnya, mereka bersedia. Untuk Bepe, kami menawarkan kontrak sekitar Rp2,2 miliar, tapi itu masih bisa nego,”kata Asisten Manajer Teknik PDRM Abdul Halim Fadzil.
Tapi, pada perkembangan selanjutnya, menurut Halim, Bepe meminta nilai yang lebih besar. ”Bepe meminta 1 juta ringgit semusim (sekitar Rp2,67 miliar, dengan kurs 1 ringgit = Rp2.673,69). Nilai itu tidak masalah bagi kami asalkan mereka bisa memberikan konfirmasi secepatnya. Kalau bisa, sebelum 6 November. Karena, LSM mulai bergulir dan kami harus mengurus administrasinya,” papar Halim.
Deadline 6 November inilah yang sepertinya akan menjadi kendala. Penyebabnya, Kompetisi Liga Indonesia 2007 baru berakhir Desember, bahkan Januari 2008. ”Fokus kami adalah mendapatkan kesepakatan dengan mereka terlebih dahulu. Setelah itu,kami baru berbicara dengan manajemen klub mereka masing- masing. PDRM pasti membayar konsekuensi atas masa kontrak mereka dengan klub yang belum habis.Tinggal klub mereka maunya berapa, pasti kami penuhi,”tandas Halim.
Sayangnya,Bepe belum bisa dikonfirmasi mengenai masalah ini. Baru Budi yang bersedia buka suara. ”Saya memang berminat bermain di Malaysia. Entah itu dengan PDRM, Selangor, atau Perak. Bagi saya, sama saja. Saya belum pernah bermain di sana. Tapi, teman- teman saya memang banyak di sana. Saya belum bisa menyebutkan berapa nilai kontrak yang diinginkan.Asalkan nilainya cocok, saya pasti setuju,” papar Budi.
Striker yang sudah mengemas empat gol bersama Persik Kediri tersebut tidak mau gegabah. Kontraknya bersama tim berjuluk Macan Putih baru habis Desember. ”Saya memang tidak tahu masalah administrasi perpindahan pemain. Jujur saja, saya merasa tidak enak meninggalkan Persik sementara kontrak belum habis. Idealnya sih saya habiskan sisa kontrak di sini terlebih dahulu. Tapi, segala sesuatunya akan dilihat,” tuturnya.