Kamis, 01 November 2007

DELTRAS VS PERSITER


Senjata Lengkap
Ibarat perang, Deltras memiliki senjata lengkap saat menjamu Persiter, Minggu (4/11) di Stadion Delta, Sidoarjo. Berbeda dengan putaran pertama, The Lobster sekarang tak terlalu bergantung pada legiun asing mereka.
Dua pemain lokal, Melky Pekey dan Airlangga Sucipto, yang sedang on fire di ajang Copa kini menjadi mesin gol baru yang diandalkan pelatih Jaya Hartono. “Kami sekarang tak lagi risau jika pemain asing absen,” kata Jaya.

Keduanya memang memperbanyak pilihan di lini depan. Maklum, selain keduanya, masih ada pula Sasa Branesac. Jaya juga masih punya gelandang produktif Claudio Pronetto, yang kerap jadi solusi jika Jose Sebastian cs. mengalami kebuntuan.
Target menang besar yang dicanangkan manajemen pun terasa tak berlebihan bagi kubu Deltras. “Kami bisa
meraihnya jika ada kemauan yang kuat. Motivasi itulah yang sekarang kami rasakan,” ujar Hariono, gelandang bertahan.
Persiter memang patut miris jika melihat kekuatan Deltras saat ini. Pemain tengah dan depan Deltras punya kemampuan mencetak gol sama baik dan tampil trengginas jika bermain di hadapan publiknya.
Kondisi Deltras pun membuat pelatih Persiter, Jacksen F. Tiago, sangat serius menata timnya. Ambisi membalas rekor putaran pertama saat ditahan imbang Deltras di Ternate dicanangkan. Musim ini, memang hanya dua tim yang mampu mencuri angka atas Persiter di kandang. Selain Deltras, masih ada juga Persmin Minahasa.
Secara jujur, Jacksen menilai tampilan Andri Budianto dkk. akhir-akhir ini sedang menanjak. “Deltras tim bagus. Mereka main di kandang dan grafik sedang naik. Target satu poin paling realistis,” ucapnya.
Optimisme juga disembulkan asisten pelatih Persiter, Djafar Daeng Barrang. Saat melawat ke Sidoarjo, pasukan bisa tampil semua. Hanya striker lokal Rahmat ”Poci” Rivai yang sedikit tertarik otot pinggangnya. “Poci tetap kami bawa,” kata Djafar. Dre.mhs&m.jakarta

Tidak ada komentar: