Jumat, 05 Oktober 2007

FASILITAS BOCA JUNIOR


Menikmati Fasilitas Boca Junior
Mes sederhana, lapangan bintang lima. Itulah penilaian Nelson Sanchez, promotor pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 di CEFAR (Centro de Entrenamiento para Futbolistas de Alto Rendimiento), Buenos Aires, Argentina.
“Yang pasti di CEFAR tidak ada pemain yang cedera karena tidur. Di Indonesia, yang sering ter
jadi pemain cedera karena lapangan jelek,” sentil Nelson.
Maklum, tim sempat mengeluhkan fasilitas kamar. “Pemain biasa tinggal di hotel berbintang. Kamar dikeluhkan karena solusinya bisa cepat. Kalau lapangan buruk, percuma. Butuh perbaikan berbulan-bulan. Itu alasannya,” ujar dokter tim, Zaini Saragih, mengakomodasi keluhan sebagian pemain.
Pelatih Ivan Kolev sempat meminta agar kamar ukuran 3 x 3,5 m2 yang sedianya untuk tiga orang diisi dua orang saja dan kamar jatah empat orang diisi tiga saja. “Tapi, lapangan di sini bagus, bahkan ekselen. Ini baru standar lapangan yang benar,” ujar Kolev.
CEFAR memiliki tiga lapangan rumput dengan mutu istimewa, satu lapangan rumput sintetis (indoor) untuk berlatih saat hujan, lapangan pasir, serta dua lapangan khusus untuk kiper (rumput maupun pasir dan rumput).
Ada juga fasilitas gymnasium, joging trek dengan tanjakan/turunan, ruang medis, ruang fisioterapi, restoran, beberapa ruang ganti, serta laundry.
“Semua lapangan top. Tanah dan rumputnya rata. Lapangan timnas di Senayan pun kalah jauh. Soal kamar, kami bisa menyesuaikan. Yang penting bisa tidur dan makan tidak terlambat,” kata Siswanto, gelandang asal Persmin. “Dinikmati saja. Kamar memang kelas diklat, tapi betul, lapangannya istimewa,” imbuh Atep, diiyakan Eka Ramdani.
“Asal tahu saja, untuk merawat lapangan, kami bayar 10 ribu dolar AS (sekitar Rp 94 juta) tiap bulan,” komentar Pablo Ceijas, salah satu pemilik CEFAR.

Pembibitan Barcelona
“Tempat ini dulu markas Boca Junior. Namanya La Candela sebelum kami beli dan mengubah jadi CEFAR. Diego Maradona dan pemain Boca lain tinggal di sini. Klub Santos Brasil bersama Pele semasa muda juga kerap menyewa untuk TC. Kini Barcelona memilih CEFAR jadi pusat pembibitan pemain mudanya,” jelas Jorge Raffo, Direktur CEFAR, kepada BOLA.
Direktur Teknik Barcelona, Tixi Beriguistain, bahkan pada 9 Oktober datang ke CEFAR untuk mengontrol para young gun Barca. “Anda nanti bisa bertemu dan mewawancarai Tixi. Saya akan bantu mengatur hal itu,” janji Raffo.
So, nikmati saja fasilitas dan berlatih dengan serius. “Ya, lebih baik fokus pada latihan agar bisa tampil bagus pada uji coba dan berprestasi tinggi pada SEA Games,” harap Kolev. Dre.mhs&m.

1 komentar:

Sony mengatakan...

Lagi nyari berita Timnas U-23 di Argentina malah ketemu blog ini. Namanya koq sama kaya' julukan Persipura Jayapura ya...
Mungkin Bang Denis ini fansnya Persipura kali....
Oh ya...tolong bawa pemain muda afrika berbakat ke sini... jangan yg kacangan...OK?